Sepertinya belakangan, Lativi mulai banyak acara-acara yang bertemakan “horor“. Apakah memang mulai menspesialisasikan dirinya sebagai televisi segmen horor? Atau hanya sekedar strategi mengisi ruang kosong yang sempat ditinggalkan stasiun televisi lain?
Mulai dari acara Pemburu Hantu, Penampakan, Tamu Tak Diundang dan lain-lain. Ada yang sifatnya menangkap dan memindahkan mahluk gaib, melihat penampakan-penampakan mahluk hidup, menguji mental seseorang di tempat yang dikenal sebagai tempat angker, atau sekedar mengerjai orang dengan hal-hal yang menakutkan dan lain-lain.
Khusus acara “Tamu Tak Diundang” saya sudah beberapa kali menontonnya. Hanya kebetulan menontonnya saja sih, karena saya tidak menunggunya secara khusus. Kebetulan ada dan pas lihat TV ya ditonton saja. Hitung-hitung tertawa di atas ketakutan orang lain.
Di acara itu kita bisa melihat betapa takutnya ekspresi seseorang yang dihadapkan dengan sosok yang namanya hantu atau setan atau pocong atau kuntilanak atau apa aja deh yang seram-seram.
Betapa ekspresi wajah sang korban itu sangat murni (bukan akting) dan sama sekali tanpa rekayasa. Saya yang menontonnya saja bisa tertawa terkakak-kakak (bahkan bisa sampai sakit perut) hanya sekedar melihat ekspresi mukanya yang sedemikian takutnya saja.
Memang sih, sebenarnya tidak pantas kita mentertawakan ketakutan orang. Dalam posisi mereka (sang korban), bisa saja kita jauh lebih takut dari pada dia. Mau baca ayat suci atau berdoa sampai mulut berbusa, itu hantu nggak bakalan pergi.
Tapi ini bicara masalah bisnis. Sesuatu yang dapat menghasilkan uang. Mungkin saat ini bisa dikatakan sah-sah saja, sebelum efek samping dari acara itu bermunculan seperti pada program smack down yang telah memakan korban jiwa.
Ekspresi korban pun bermacam-macam. Ada yang malu setelah tahu bahwa dirinya dikerjai temannya, ada yang mengomel, ada yang nangis (sedih dan malu karena ketahuan “muka jeleknya” pada saat ketakutan), bahkan ada yang sampai benar-benar pingsan.
Ceritanya kurang seperti ini. Si A (korban, wanita) memiliki beberapa teman dekat. Teman-temannya sepakat untuk mengerjai A di suatu rumah dengan penampakan pocong. Dan ternyata si A ini memang takut sekali dengan perihal hantu-hantuan seperti ini. Makanya dia dijahili teman-temannya.
Singkat cerita, muncullah sang pocong dari kejauhan dan samar-samar (maksudnya kadang nongol kadang ngilang). Berdasarkan skenario yang disepakati bersama, satu per satu temannya (dengan berbagai cara) mulai “hilang” satu per satu. Akhirnya, tinggal 1 orang temannya saja. Sementara pocong pun sudah mulai “unjuk gigi” dari jauh. Tiba-tiba HP nya berbunyi dan sepertinya tidak ada sinyal. Maka keluarlah si teman A itu. Dan akhirnya tinggallah si A sendiri.
Tentu saja A panik. Kepanikan mulai menjadi-jadi setelah pocong tersebut menampakkan muka jeleknyanya di jendela. Saking paniknya, A pun berlari. Larinya lumayan cepat, walaupun masih di dalam rumah itu. Tidak disangka-sangka dan bukan sula bukan sihir, sang pocong tiba-tiba muncul dari balik dinding dan langsung ada di depan A. A pun berteriak kencang…dan akhirnya pingsan.
Yang lucunya, karena kamera ”take” ya dari belakang si pocong, kaki si pocong terlihat. Ternyata dia pakai celana jeans dan sepatu. Ada pocong yang begitu? Pocong tersebut seperti asli lho (saya juga belum pernah lihat), karena kainnya kotor dengan tanah. Kalau mukanya tebak aja seperti apa deh.
Kontan saja teman-temannya panik. Mereka tidak menyangka kejadian tersebut. Mereka berusaha menyadarkan A. Setelah sadar, A tetap berteriak dan menangis di pelukan saya (eh temannya) sambil bercerita bahwa tadi dia melihat pocong beneran.
Untuk menyadarkan dari kondisi histeris dan shock, salah satu temannya menceritakan bahwa kejadian itu adalah rekayasa. Hal yang disangka (baik itu oleh saya ataupun teman-teannya), A ternyata menjadi lebih histeris. Semua orang yang ada di sana dimarahinya. Kamera masih mengambil kejadian itu. A pun keluar dan pergi.



mas mo nanya???
kl da orang mlihara keris trus dianya kesurupan cara ngatasinya gimana???yg masuk ketubuh tu penunggu kerisnya,,2 mahluk/prewangan…
kl mo masuk ktubuh yg punya keris biasanya kerisnya bergetar dulu,,trus ma momentnya pas gi ada hajatan kl prewanganya gi masuk eyangkutu nari terus sampai lemes,,kl dah gitu harus ada orang yang bisa ngluarin,,sedangkan yg bisa uda wafat,,gmana dunk???
trus yg atu tu yg paling bahaya,,sifatnya rakus bgt,,bayangin ja sehari bisa makan 6kg nasi gila g tu..
trus yg bikin kesel mas,,makana di got aja dmakan juga,,tu yg bikin eyang ku kena muntaber dan masuk rmh sakit..
tolong ya mas kasi tau jawabanya…
sori bahasanya berantakan…
Sebenarnya kamu salah alamat dengan mengirimkan pertanyaan ke blog ini. Tapi saya coba jawab sesuai dengan apa yang saya tahu ya.
Tapi saya nggak akan jawab di blog ini. Coba kirim ulang alamat e mail kamu. Nanti saya akan jawab via e mail saja.
Thanks…..